Wednesday, August 15, 2012

Menitipkannya pada Penjagaan Terbaik

bismillah...

Para ulama telah berbaik hati membagikan ilmu mereka kepada kita melalui kitab-kitab yang mereka tulis. Orang-orang di sekitar kita yang tekun menyerap ilmu dari ribuan buku-lah yang berbaik hati membagikan ilmu yang mereka dapatkan kepada kita... yang hingga hari ini masih bermalas-malasan untuk mengais ilmu.

***
Hadits Arba'in ke 19
"Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma, beliau berkata : Suatu saat saya berada dibelakang nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda : Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah Allah, niscaya dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika sebuah umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu , niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering." (at turmuzi)

apa sebenarnya yang disebut dengan menjaga Alloh dalam hadits tersebut?


Menjaga Alloh :
1. menjaga sholat
jika sedang rapat, hentikan segera ketika waktu sholat telah tiba.
sabda Rosululloh : "jika engkau tau pahala sholat berjamaah di masjid. maka kau akan lari terbirit2"

2. Menjaga sumpah dan janji-janji kita
pernahkah kita bersumpah ketika sedang sendiri atau dalam keramaian?
"saya akan menginfaqkan harta saya di waktu lapang maupun sempit ya Robb... untuk da'wah...untukMu... untuk keridhoanMu"
tak sadarkah bahwa kita sedang bersumpah bagi agamaNya?
maka tepatilah...

3. menjaga kepala dan perut
malulah semalu-malunya kepada Alloh dengan menjaga kepala beserta isinya juga perut beserta isinya. (at tirmidzi)

Kepala : termasuk di dalamnya pendengaran, penglihatan, lidah, dan apa yang ada di dalam otak kita.
apa yang terlintas saat waktu senggang menyapa?
itu pun isi kepala kita.
apa yang kita lihat/tonton saat akhir pekan tiba?
itu lah yang kita masukkan ke dalam kepala kita secara sadar.

Perut : mencakup hati dan makanan
sejauh mana makna halalan thayyiban pada makanan telah kita praktikkan dalam keseharian kita? :)

"barang siapa yang bisa menjaga di antara kumis dan jenggotnya, maka ia akan masuk surga"

Ketika kita menjagaNya maka Alloh akan menjaga kemaslahatandunia, tubuh, anak, keluarga, bahkan rumah-rumah yang ada di sekitar kita. Malaikat yang ditugaskan Alloh untuk menjaga (masing-masing) manusia hingga Alloh berkata kepada malaikat untuk meninggalkannya, yaitu ketika ia melakukan maksiat dan/atau ajal menjemput. Alloh tak hanya menjaga ketika kita masih berjalan di muka bumi, bahkan setelah kita meninggalkan dunia. yaitu dengan menjaga anak-anak kita. menjaga mereka dengan melembutkan hati mereka, sehingga kesholihan yang tidak bisa diturunkan itu menjadi mudah untuk menyelimuti hati mereka.
Ibnu sayyab bahkan berbuat lebih untuk (kesholihan) anaknya, yaitu dengan menambahkan sholat.
tambahkan sholat-sholat kita, tambahkan infaq-infaq kita sembari menundukkan hati kepadaNya : "ya Robb, ini untuk anak-anakku. sholihkan mereka..."

***
Titipkan yang kita sayangi kepada penjagaan terbaik, Alloh SWT. ^^


disarikan (dengan beberapa tambahan penulis) dari taujih abu syauqi, founding father Rumah Zakat, 13 agustus 2012

No comments:

Post a Comment